Tuesday, 13 February 2018

3 Kriteria Guru PAUD Ideal

Advertisement

Guru-guru taman kanak-kanak (TK) selain harus memiliki modal kerja untuk mendidik murid, juga idealnya memenuhi kriteria tertentu. Soal perlunya modal kerja ini, silakan pembaca memeriksa artikel lain dalam laman ini yang berjudul Modal Kerja Guru Taman-kanak. Berikut kriteria ideal guru TK yang saya coba adaptasikan dari buku Pengembangan Anak Usia Taman Kanak-kanak, karya Agus F. Tangyong dkk., terbitan Gramedia, 1988.

Guru TK yang paling ideal adalah seorang profesional yang terdidik dan terlatih baik, serta memiliki pengalaman yang kaya di bidangnya. Pengertian terdidik adalah mereka yang memiliki bekal pendidikan formal. Idealnya, guru TK minimal berpendidikan strata 1 dalam bidang apa pun. Namun tak berarti mereka yang berpendidikan setingkat SMP atau SMA tak dibolehkan mengajar murid TK, karena pada dasarnya yang dibutuhkan adalah kemampuannya yang setingkat sarjana Strata 1, bukan ijazahnya.

Memang faktanya sebagian besar guru pendidikan anak usia dini, termasuk di dalamnya guru TK, belum sarjana. Berdasarkan data yang diungkapkan Direktur Pembinaan PAUD Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemdikbud Ella Yulaelawati seperti dikutip laman beritasatu.com, jumlah tenaga kependidikan PAUD saat ini sebanyak 588.475.

Dari jumlah itu, sebanyak 22.972 berlatar belakang pendidikan SMP dan 289.762 SMA. Kemudian, lulusan diploma sebanyak 75.678 dan S1 sebanyak 196.181 orang. Selanjutnya, guru dan tenaga kependidikan lulusan S2 terdapat 3.882 orang.

Kriteria lain, terlatih dengan baik. Guru TK haruslah seorang yang menguasai tehnik mendidik, memiliki pengetahuan tentang cara-cara mendidik, maupun membuat rancangan kegiatan (mingguan dan harian) dan mampu mengorganisasikan kelas. Ia juga mengetahui cara menghadapi berbagai macam permasalahan anak, mulai dari perkelahian antar anak sampai dengan menggiatkan kelompok belajar.

Guru-guru TK niscaya membutuhkan pelatihan-pelatihan untuk mampu mendidik anak-anak usia TK. Pelatihan-pelatihan ini menyangkut penguasaan kurikulum, pengetahuan tentang kompetensi dasar yang mesti dibekalkan ke anak didik, metode-metode yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan kurikulum, dan lain-lain. Pelatihan yang paling dibutuhkan tentu saja materi bermain sebagai metode untuk penanaman nilai-nilai yang diharapkan disemaikan dalam jiwa anak-anak TK.

Kriteria lain, pengalaman yang kaya di bidangnya. Mereka yang sudah lama menjadi guru TK pasti akan lebih lihai dalam menghadapi murid-murid yang masih berusia dini ini, dibanding para guru pemula. Bagaimana cara menangani anak yang pemberontak, perengek, pengganggu dan lain-lain? Pengalaman yang panjang karena itu diharapkan meningkatkan kompetensi guru TK untuk menjalankan tugasnya.

Kriteria lain, kecintaan yang tulus pada anak, berminat pada perkembangan anak, bersedia mengembangkan potensi yang dimiliki anak, hangat dalam bersikap dan bersedia bermain dengan anak. Kata kuncinya di sini: mencintai anak. Jika rasa cinta pada anak-anak sudah muncul di dalam hatinya, maka sikap-sikap berikutnya akan mengikut, seperti memperhatikan, memedulikan, bersimpati, berempati, sikap hangat, dan seterusnya.

Guru TK adalah guru yang konsisten sekaligus luwes dan lincah dalam menghadapi kebutuhan, minat dan kemampuan anak. Kriteria guru yang ideal belum tentu dapat dipenuhi oleh seorang guru TK, namun yang penting adalah usaha ke arah itu. *

Sumber : Sumber

Posted by Sekaring idep

Thursday, 28 December 2017

Bokeh Dengan Metode Masking di Photoshop

Advertisement

Mengaburkan latar belakang foto atau mengubah latar belakang foto menjadi blur  atau membuat latar belakang jadi kabur dengan teknik masking kali ini adalah  tutorial sederhana fotoshop bagi pemula yang menguraikan langkah-langkah yang dapat dilakukan saat ingin mengubah latar belakang foto menjadi kabur atau blur.

Teknik masking adalah teknik yang dapat diterapkan untuk tujuan- tujuan tertentu. Cobalah untuk mengutak-atik feature photoshop ini guna mengetahui fungsinya dan manfaatnya lebih banyak lagi. Teknik masking itu sendiri sudah pernah dibahas pada tutorial 5 Langkah Edit Foto dengan Teknik Masking
Bila berkenan bacalah posting 5 Langkah Edit Foto dengan Teknik Masking tersebut untuk mendapatkan pemahaman yang lebih banyak.

Mungkin Anda Perlu : Mengubah Warna Latar Belakang Foto

Mari kita kembali ke Mengaburkan Latar Belakang Foto dengan Masking. Adapun langkah-langkah untuk mengaburkan latar belakang atau membuat blur latar belakang adalah sebagai berikut.

  1. Buka foto di photoshop.
  2. Buat background layer menjadi layer baru dengan menekan "Ctrl + J", Oya, ada beberapa cara mengcopy layer selain Ctrl + J ini. Silakan baca lebih lanjut tentang4 cara mudah mengcopy layer di phoshop
  3. Aktifkan layer yang dibuat terakhir dengan meng-kliknya di layer pallet.
  4. Setelah itu, bergerak ke Menu Bar : Filter>> Blur (Gaussian Blur). Atur radius sedemikian sehingga diperoleh blur yang diinginkan dengan mengetikkan angka di kolomnya, bisa juga dengan menggerakkan ke kiri atau kanan slider bar yang ada di bagian bawahnya. Eksekusi OK untuk menerapkan blur seperti yang dinginkan.
  5. Kembali ke Menu Bar : Layer >> Layer Mask  >> Hide All. Setelah langkah ini maka di sebelah kanan layer baru yang diblur tadi akan tampak kotak berwarna hitam, dan tampilan layer di dokumen lembar kerja tampak fokus (tidak blur)
  6. Klik huruf D di keyboard, kemudian huruf B (aktifkan brush tool), usapkan brush pada bagian latar dari foto yang diedit. Atur opacity dan flow dari brush tool 100% atau sesuaikan dengan kepentingan. Lakukan sampai mendapat hasil yang diinginkan. (Eksperimen: Pencetlah huruf X untuk melakukan yang sebaliknya).

Nah. itulah langkah-langkah untuk membuat atau menjadikan latar belakang foto kabur. Mengaburkan latar belakang foto dengan teknik masking ini dapat diaplikasikan atau disesuaikan dengan kebutuhan. Pengaturan opacity dan flow pada teknik ini akan memberi pengalaman yang lebih banyak.
Selamat mencoba.

Posted by Sekaring idep